Sabtu, 11 Februari 2012

selingan..


Assalamu’alaikum..

Salam sore menjelang senja. Hehe. Kali ini saya akan bercerita (padahal dari kemaren juga cerita mulu) tentang lagi-lagi kejadian yang saya alami. Kisah ini bermula dari sms teman saya yang berinisial RT. Ia mengirimkan sms itu 3 hari yang lalu. Dia adalah teman satu jurusan saya di kampus.
Isi sms nya seperti ini..

Satu pelajaran dari semut..
Seberapa banyak pun kesibukkannya, mereka selalu berhenti untuk menyapa sahabat-sahabat yang mereka kasihi dan cintai. Dan satu hal yang ingin kusampaikan buat hari ini adalah berhenti sebentar dari kesibukkanku dan menyapamu lewat sms ini. Jika kamu gak ada waktu untuk membalasnya, tersenyumlah saat membacanya karna itu sudah cukup berarti bagiku. 

Selesai membaca sms itu, ekspresi pertama saya adalah, “waaah bagus banget. So sweet..”. tapi gak dipungkiri, sempet agak ‘tersindir’ juga sih karna saya semenjak kuliah udah mulai jarang untuk ‘menyapa’ teman-teman saya. Tidak, bukan sekedar teman. Tapi sahabat. Rasanya ingin membalas sms teman satu jurusan dengan saya itu. Tentu ingin membalasnya dengan kata-kata yang manis. Namun apa daya, tak punya kata-kata manis yang mampu tuk dirangkai, akhirnya saya memutuskan hanya tersenyum setelah membaca sms itu.

Dua hari setelah saya mendapat sms itu, saya pun ‘berinisiatif’ untuk mengirimkan sms itu ke sahabat-sahabat saya.  Walaupun memang itu bukan kata-kata yang saya rangkai sendiri, namun sejatinya yang ingin saya ‘berikan’ lewat sms itu adalah murni ingin ‘menyapa’ sahabat-sahabat saya itu. Intinya, saya sangaaaat kangen dengan mereka. Semoga Allah selalu memberikan kita kesehatan, mempermudah segala urusan kita, dan selalu memadukan dan memperkuat ikatan ukhuwah kita dalam ikatan kekal cintaNya. Aamiin.

Selang beberapa menit setelah saya kirim sms itu, sahabat-sahabat saya pun membalasnya.

Balasannya sepertin ini..
EA : aku sombong ya? =(  maaf =(
AP : dasar gombal laura. Haha
IK : *tersenyum sambil bales sms* hihi
OC : =)
APW : Aaaahhh...laura so sweet :D

Berbagai ekspresi pun muncul saat membaca balasan sms sahabat-sahabat saya itu. Ketika membaca sms EA, sungguh saya merasa tak enak. Ternyata EA merasakan hal yang saya rasakan. Sempat tersindir. Sungguh tak ada maksud hati tuk menyindir EA. Sungguh..untuk mengurangi kesalahpahaman akhirnya saya pun membalas kembali sms EA.

Untuk balasan yang diberikan AP, saya hanya tertawa. Gombal? *sambil geleng-gelengin kepala. Sahabat saya yang satu ini memang tiada duanya untuk masalah G. Gombal dan galau. Haha. #ups
Sedangkan reaksi terhadap balasan oleh IK, OC, dan APW, saya hanya tersenyum. Bukan karna malas membalas. Tapi takutnya nanti saling ‘gombal-menggombal’ tak terelakkan, hingga mereka ‘enek’ dengan saya. *looh?? Hehe.

Sebenarnya saya memang sangat kangen dengan kawan-kawan saya itu. Kalo digambarkan dengan lagu, mungkin lagu yang pas adalah lagu yang berjudul sedang apa dan dimana. Haha. Hayoo, yang baca tulisan ini, tau gak itu lagu siapa? Kalo gak tau juga gapapa sih..Hhhmm, ada lagi lagu yang lebih cocok dan pas. Judul lagunya Rabithah (Izzis). Yang ini harus tau lagunya kayak gimana dan penyanyinya siapa.. ^^

Intinya..

Saya sangat merindukan sahabat-sahabat saya itu. Saya sangat merindukan setiap kejadian dulu ketika bersama mereka. Ketawa bareng, saling ‘olok-mengolok’, saling cerita masalah satu sama lain, galau bersama (looh?), naik angkot 04 merah bareng, mentor bareng, nangis bareng kalo ada masalah itu,nginep bareng,  bahkan belajar bareng buat UN sama SNMPTN..

Sangat rindu kalian..

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepadaMu, bertemu dalam rangka menyeru (dakwah dijalanMu), dan berjanji setia untuk membela syariatMu. Maka kuatkanlah ikatan pertaliaannya, ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah dengan cahayaMu yang tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepadaMu, hidupkanlah dengan ma’rifahMu, dan matikanlah dalam keadaan syahid dijalanMu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Aamiin.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar